Tentang Sajian Rumahan

Resep praktis untuk dapur sehari-hari

Sajian Rumahan

Mie & Pasta

Bihun Goreng Kampung dengan Sayuran Renyah

Bihun Goreng Kampung dengan Sayuran Renyah

Masalah paling umum pada bihun goreng adalah menggumpal dan berminyak. Penyebabnya sederhana: bihun direndam terlalu lama lalu langsung dimasukkan ke wajan tanpa ditiriskan. Kalau direndam sebentar dan dikeringkan, bihun akan menyerap bumbu tanpa hancur.

Porsi: 3 porsi · Waktu memasak: 20 menit

Bahan-bahan

  • 200 gram bihun kering
  • 2 butir telur
  • 100 gram wortel, potong korek api
  • 100 gram kol, iris
  • 3 batang daun bawang, iris
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis
  • Bumbu halus: 4 bawang putih, 3 bawang merah, 1/2 sendok teh ketumbar

Cara membuat

  1. Rendam bihun dalam air panas selama 3 menit, lalu tiriskan dan keringkan. Jangan direndam sampai benar-benar lunak.
  2. Tumis bumbu halus sampai wangi, lalu masukkan telur dan buat orak-arik.
  3. Masukkan wortel dan kol, tumis 2 menit sampai sedikit layu.
  4. Masukkan bihun, kecap manis, garam, dan merica. Aduk dengan dua sendok atau tangan yang dilapisi sarung tangan agar tidak menggumpal.
  5. Masak dengan api besar selama 2 menit sambil terus diaduk.
  6. Tambahkan daun bawang, aduk sekali, angkat dan sajikan.

Tips agar hasilnya maksimal

  • Gunakan api besar dan waktu masak singkat, supaya bihun tidak mengeluarkan pati berlebih.
  • Aduk dengan dua alat, bukan satu, agar bihun terurai merata.
  • Tambahkan udang atau ayam suwir kalau ingin versi yang lebih lengkap.

Resep Bihun Goreng Kampung dengan Sayuran Renyah ini bisa langsung dipraktikkan dengan bahan yang biasa dijual di pasar atau minimarket terdekat. Sesuaikan takaran garam dan cabai dengan selera rumah masing-masing.

Foto: Indonesiagood, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons.

R

Redaksi Sajian Rumahan

Redaksi Sajian Rumahan

Redaksi Sajian Rumahan menyusun dan menyunting artikel di Sajian Rumahan: bahan dibaca dari sumber aslinya, diterjemahkan, lalu ditulis ulang agar jelas untuk pembaca Indonesia sebelum tayang.

Artikel Terkait