Opor Ayam Kampung Tanpa Santan Pecah
Ayam kampung memberi rasa kaldu yang lebih dalam, tapi dagingnya butuh waktu lebih lama. Santan sering pecah karena api terlalu besar atau diaduk saat mendidih. Dua masalah itu bisa dihindari kalau urutannya benar.
Porsi: 6 porsi · Waktu memasak: 75 menit
Bahan-bahan
- 1 ekor ayam kampung, potong 8 bagian
- 800 ml santan sedang dari 1 butir kelapa
- 200 ml santan kental
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh gula pasir
- Bumbu halus: 6 bawang merah, 4 bawang putih, 3 kemiri sangrai, 1 sendok teh ketumbar, 1/2 sendok teh jintan, 2 cm kunyit, 1 cm jahe, 1 cm lengkuas
Cara membuat
- Rebus ayam kampung dalam air secukupnya selama 30 menit untuk membuang kotoran dan memulai proses empuk. Buang airnya.
- Tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, dan daun jeruk sampai benar-benar wangi dan tidak langu, sekitar 5 menit.
- Masukkan ayam, aduk sampai terbalut bumbu. Tuang santan sedang, masak dengan api kecil.
- Tambahkan garam dan gula. Masak 30 menit tanpa ditutup rapat, aduk sesekali hanya di bagian dasar.
- Tuang santan kental di akhir, aduk perlahan satu arah. Masak 5 menit lalu matikan api sebelum mendidih besar.
- Diamkan 10 menit sebelum disajikan agar bumbu meresap ke daging.
Tips agar hasilnya maksimal
- Santan pecah hampir selalu karena api besar. Kecilkan api begitu santan masuk.
- Aduk satu arah dan jangan terlalu sering. Mengaduk bolak-balik memecah butiran lemak.
- Kalau memakai ayam broiler, cukup rebus 10 menit di langkah pertama supaya daging tidak hancur.
Resep Opor Ayam Kampung Tanpa Santan Pecah ini bisa langsung dipraktikkan dengan bahan yang biasa dijual di pasar atau minimarket terdekat. Sesuaikan takaran garam dan cabai dengan selera rumah masing-masing.
Foto: Midori, CC BY 3.0, via Wikimedia Commons.






