Nasi Goreng Kampung dengan Aroma Terasi yang Pas
Nasi goreng kampung bukan soal banyaknya bumbu, tapi soal keseimbangan. Terasi memberi aroma, kecap memberi warna, dan api besar memberi tekstur butiran yang kering. Nasi sisa semalam yang disimpan di kulkas justru paling cocok karena kadar airnya sudah turun.
Porsi: 2 porsi · Waktu memasak: 15 menit
Bahan-bahan
- 2 piring nasi putih dingin
- 2 butir telur
- 3 sendok makan minyak untuk menumis
- 2 sendok makan kecap manis
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica
- 2 batang daun bawang, iris
- Bumbu ulek: 4 bawang putih, 4 bawang merah, 2 cabai merah, 1/2 sendok teh terasi bakar, 1/2 sendok teh kencur
Cara membuat
- Ulek bawang putih, bawang merah, cabai, terasi, dan kencur sampai kasar.
- Panaskan minyak, tumis bumbu sampai wangi dan matang, sekitar 3 menit.
- Masukkan telur, buat orak-arik kasar.
- Masukkan nasi, kecap manis, garam, dan merica. Aduk dengan api besar, tekan-tekan nasi agar butirannya terurai.
- Masak 3 menit sampai nasi berasap dan sedikit kering di tepinya.
- Tambahkan daun bawang, aduk sekali, angkat dan sajikan dengan kerupuk.
Tips agar hasilnya maksimal
- Nasi dingin dari kulkas paling ideal. Nasi yang baru matang akan lengket dan berair.
- Pakai api besar. Api kecil membuat nasi mengeluarkan uap dan berubah lembek.
- Kencur sedikit saja, fungsinya memberi aroma segar khas kampung.
Resep Nasi Goreng Kampung dengan Aroma Terasi yang Pas ini bisa langsung dipraktikkan dengan bahan yang biasa dijual di pasar atau minimarket terdekat. Sesuaikan takaran garam dan cabai dengan selera rumah masing-masing.
Foto: Vyacheslav Argenberg, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons.






